Hai para pembaca, ini adalah cerita Part 2 dari judul "Perpisahan setelah pertemuan". Maaf ya agak lama ngepostnya, soalnya ada gangguan teknis. Selamat membaca...
Sesampainya aku dirumah, entah kenapa aku menjadi membayangkan dia terus. Aku berusaha untuk tidak membayangkan dia. Tapi itu tak bisa, akhirnya aku sms Rizki agar menemani ku ke sebuah toko buku untuk menghilangkan pikiran dari Nadila. Setelah Rizki menyetujui aku langsung menjemput dia untuk ke toko buku
Sesampainya di toko buku, aku dan Rizki langsung mencari Novel yg seru. Setelah aku mendapat novel yg aku cari, aku langsung membaca novel tersebut daan sambil berjalan. Secara tidak sengaja aku menabrak seseorang, dan buku yg di bawanya terjatuh
"Aww" Teriak yg kesakitan
"Maaf-maaf, saya gak liat" Kata ku meminta maaf sambil merapih kan bukunya yg berserakan
Tapi saat aku mau mengasih bukunya, aku kaget karena itu adalah Nadila. Muka ku langsung merah padam karena malu dan merasa tidak enak
"Eh kamu, maaf ya aku gak sengaja. Tadi aku gak liat, soalnya sambil baca buku" Kata ku yg salting di depan dia
"Iya gapapa, gak usah salting gitu dong haha" Ucap Nadila yg meledek ku dan tertawa karena aku salting
"Gak salting kok"
"Iya deh iya, kamu mau beli buku ?"
"Tadinya aku niat cuma baca-baca doang sama rizki, tapi kalo ada yg bagus kenapa gak aku beli"
Minggu, 28 Juli 2013
Rabu, 17 Juli 2013
Perpisahan setelah pertemuan (Part 1)
Pada waktu itu aku baru saja pindah ke Bekasi, aku tinggal di suatu komplek yg lumayan elit di Bekasi. Aku cepat bergaul di komplek itu karena memang warga komplek itu sangat lah ramah. Pertama kali aku kenal dengan seorang laki-laki yg bernama Rizki, dia memang tetangga ku. Dia sudah menjadi sahabat ku. Dia mengenali ku dengan seorang wanita yg bernama Nadila, rumah Nadila memang tidak jauh dari rumah ku dan Rizki. Cuma beda 1 gang, aku pun memberanikan diri untuk menegur Nadila
"Hai" Sapa ku sedikit gugup
"Oh iya hai juga" Sahut dia sambil tersnyum. Saat dia tersenyum aku benar-benar terpesona, karena memang sangat lah manis senyumnya
"Aku boleh kenalan gak ?"
"Boleh kok, kamu baru pindah kesini ya ?"
"Iya aku baru pindah kesini, Nama kamu siapa ?"
"Hai" Sapa ku sedikit gugup
"Oh iya hai juga" Sahut dia sambil tersnyum. Saat dia tersenyum aku benar-benar terpesona, karena memang sangat lah manis senyumnya
"Aku boleh kenalan gak ?"
"Boleh kok, kamu baru pindah kesini ya ?"
"Iya aku baru pindah kesini, Nama kamu siapa ?"
Sabtu, 22 Juni 2013
Gagal Mendapatkan Mu
Pada saat itu, aku sedang pergi ke sebuah mall di daerah senayan. Aku telah berjanji untuk nonton bioskop bersama teman ku. Tapi teman ku blm ada yg datang. Jadi aku putuskan untuk mencari tempat yg enak buat menununggu teman-teman ku datang. Setelah setengah jam menunggu, akhirnya salah satu teman ku memberitahu lewat sms bahwa dia dan lainnya sudah ada di loket. Tapi saat aku jalan, karena terburu-buru aku menabrak seorang wanita
"Awww" Teriak kesakitan wanita yg aku tabrak
"Maaf maaf, aku lg buru-buru soalnya. Maaf ya" Kataku yg sambil membantu wanita itu bangun
"Iya gapapa kok, lain kali hati-hati"
"Iya, sekali lagi maaf ya"
"Emang kamu mau kemana ?"
"Aku mau ke lantai atas, untuk menonton bioskop. Kebetulan filmnya sudah mau mulai, jadi aku buru-buru"
"Yaudah bareng aja sama aku, aku juga mau kebioskop kok" Ajak dia dengan lembut
Akhirnya kami jalan kebioskopnya bareng, disitu aku mulai berkenalan dengannya
"Nama kamu siapa ?" Tanya ku dengan lembut
"Nama aku Nadila, kamu sendiri siapa ?"
"Nama aku Luken"
"Oh, salam kenal ya Luken" Kata dia sambil tersenyum
Aku benar-benar terpesona saat dia tersenyum, tidak tahu kenapa jantung ku menjadi berdebar. Aku menjadi keringatan jika dekat dia
"Awww" Teriak kesakitan wanita yg aku tabrak
"Maaf maaf, aku lg buru-buru soalnya. Maaf ya" Kataku yg sambil membantu wanita itu bangun
"Iya gapapa kok, lain kali hati-hati"
"Iya, sekali lagi maaf ya"
"Emang kamu mau kemana ?"
"Aku mau ke lantai atas, untuk menonton bioskop. Kebetulan filmnya sudah mau mulai, jadi aku buru-buru"
"Yaudah bareng aja sama aku, aku juga mau kebioskop kok" Ajak dia dengan lembut
Akhirnya kami jalan kebioskopnya bareng, disitu aku mulai berkenalan dengannya
"Nama kamu siapa ?" Tanya ku dengan lembut
"Nama aku Nadila, kamu sendiri siapa ?"
"Nama aku Luken"
"Oh, salam kenal ya Luken" Kata dia sambil tersenyum
Aku benar-benar terpesona saat dia tersenyum, tidak tahu kenapa jantung ku menjadi berdebar. Aku menjadi keringatan jika dekat dia
Sebuah Cinta
Seperti biasa diriku pulang sekolah di bawah teriknya sinar
matahari siang, yang sangat panas hingga membakar ion di tubuhku, aku menaiki
sepedaku di bawah teriknya sinar matahari dan menikmati pemandangan di sekitar
danau yang aku biasa lewati saat jalan pulang..
Dan tiba-tiba tanpa sengaja aku menabrak seorang perempuan
Langsung saja aku melepaskan sepeda ku dan menjatuhkanya dan
segera menghampiri perempuan tersebut
“hei kamu gapapa ?” tanyaku sambil membantu dia untuk
berdiri
“iya, gapapa kok”sambil menahan sakitnya
“maaf ya, tadi aku meleng mengendarai sepedanya”
“gapapa kok, tadi mungkin aku yang menyebrangnya tidak
hati-hati”
Wajah perempuan ini manis sekali, aku mengibaratkannya
mungkin dia ini seperti bidadari yang tak bersayap dan perasaan ini merasakan tidak enak karena
telah melukainya. Pipinya yang tembem danada tahi lalat di bawah mata kirinya
dan berwajah manis mungkin ini yang membuat aku merasakan tertarik ama dia
“ini jalanan lumayan sepi, mau aku antar pulang?” aku mengajak
perempuan itu untuk pulang bersamaku
“ohh gausah kok, aku bisa pulang sendiri”
“yakin? itu kakinya terluka begitu?”
Aku melihat kakinya emang terluka dan berdarah, ya laki-laki
macam apa aku ini yang bisa melukai gadis manis seperti dia, pantes selama ini
aku selalu jomblo (?)
“hei ini aku ada betadine, aku obatin dulu ya? “ pintaku
“ahh iya terimakasih ya” kata dia selalu sambil tersenyum
Ahh dan senyuman itu benar-benar membuat hatiku luluh, entah
sudah berapa lama aku tidak melihat senyuman manis seperti ini, ya mungkin
gara-gara efek jomblopss (?)
Akhirnya setelah memaksa dia untuk pulang bersama ku dia pun
mau, dan di perjalanan pun akhirnya kami berkenalan.
Nama gadis ini cindi, menurutku itu nama yang bagus sekali
dan dia menjelaskan kalau nama cindi itu artinya sebuah cinta
Iya, ya mungkin nama itu memang sebuah cinta untukku (?),
cocok sekali buat mengisi hatiku yang telah lama di tinggalkan oleh yang
namanya cinta
Kemudian setelah jalan berapa menit pun akhirnya kami sampai
di depan rumahnya dia, ah ternyata rumahnya hanya berbeda beberapa blok saja
dari rumahku
“rumah kamu disini ya?” tanyaku
“iya, hehe kenapa memang?”
“ohh gapapa, rumah kamu cuma beda beberapa blok saja dari
rumahku loh”
“iya soalnya aku baru pindah ke sini, baru 3 hari yang lalu”
dia bicara sambil tersenyum
“ahh pantes, aku baru melihat kamu sekarang ini” kataku
Ahh lagi dan lagi diriku pun dibuat luluh oleh senyumannya,
dan mungkin ini memang cinta untukku yang dikirimkan oleh Tuhan kepada karena
pas sekali tempat tinggal kami berdekatan
Setelah mengantarkan gadis yang bernama cindi itu akupun
pulang ke rumah, sesampainya di rumah akupun langsung tergeletak di kasur
karena saking capenya, dan semoga berharap memimpikan dia (?) dia itu ya dia
gadis berponi dan tembem itu
Keesokan harinya di sekolah, tiba-tiba guru bilang akan ada
anak kelas baru, dan aku lumayan terkejut ternyata anak baru itu dia, iya gadis
berponi dan tembem itu jadi anak baru di kelasku, sepertinya memang aku tidak
bisa menghindar dari dia entah kenapa itu.
Saat istirahat aku coba mendekatinya
“hai anak baru?sapaku sambil tersenyum
“hei, eh kamu kan yang kemaren” dia kaget sepertinya belum
melihatku dari tadi di kelas sedih banget
“iya, daritadi kaga lihat ya?”tanyaku
“hehe maaf, cuma merhatiin pelajarin sih daritadi”
“sedihhhh” muka ku langsung cemberut
“eh itu mukanya jangan cemberut dong, tambah jelek tau haha”
candanya
Wah ternyata gadis ini benar-benar menarik perhatian ku,
kayaknya aku benar-benar sudah jatuh cinta dengan gadis ini, dan aku pun janji
sama dia kalo nanti mau mengantarkan dia lagi sampai ke rumahnya ya kebetulan
rumahnya dekat dengan rumah ku
Tapi tiba-tiba
Jumat, 21 Juni 2013
Karena Musik, Aku dan Dia Bersatu
Pada suatu hari aku pergi ke sebuah acara musik bersama teman ku yg bernama Nanda, sampai disana kondisi masih sepi sekali karena memang acara di mulai jam 10 pagi sedangkan aku datang jam setengah 10 pagi. Aku keliling untuk mencari makanan, tapi yg tadinya aku kira aku hanya bersama teman ku ternyata tidak. Ada seorang wanita dan bersama temannya yg sudah datang. Mereka berdua memang cantik, yg satu ada tahi lalatnya yg satu tidak, tapi entah kenapa aku tertarik kepada yg tidak ada tahi lalatnya. Setelah aku dan teman ku lewat, merek menegor kami
"Kak, ini mulainya jam berapa sih ?" tegor wanita yg tidak ada tahi lalatnya
"Mulainya jam 10" jawab ku dengan lembut
"Oh, kakak mau kemana ?"
"Gua mau cari makanan, lu berdua mau ikut ?"
"Boleh deh"
Dalam perjalanan kami mengobrol karena memang lumayan jauh jika di tempuh dengan jalan kaki, dan disitu lah aku tahu bahwa nama mereka adalah Nadila dan Dellia. Nadila yg bertahi lalat, sedangkan Dellia yg tidak
Setelah selesai makan, kami pun menuju stage lagi. Dan sesampai disana sudah lumayan ramai, tapi untungnya kami masih bisa di depan. Tadinya aku dan temanku tidak mau didepan, tapi Dellia dan Nadila memaksa kami berdua. Alhasil kami pun menjadi menonton di depan. Tapi entah kenapa aku dan teman ku menikmati, yang biasanya kami menikmati musiknya di belakang
Setelah acara selesai mereka pun mengucapkan terimakasih
"Makasih ya kak udh temenin kita nonton di depan" Ucap Dellia yg tersenyum kepada ku
"Iya sama-sama" balas senyum dari ku
Setelah aku mau bergegad pulang, Dellia memanggil kami
"Eh kak, tunggu sebentar" Panggil Nadila
"Ada apa ?" Jawab Nanda, teman ku
"Ini nmr kami berdua, kalo ada acara band yg sama kita nanti nonton bareng lagi ya"
"Iya, nanti aku hubungi"
"Kak, ini mulainya jam berapa sih ?" tegor wanita yg tidak ada tahi lalatnya
"Mulainya jam 10" jawab ku dengan lembut
"Oh, kakak mau kemana ?"
"Gua mau cari makanan, lu berdua mau ikut ?"
"Boleh deh"
Dalam perjalanan kami mengobrol karena memang lumayan jauh jika di tempuh dengan jalan kaki, dan disitu lah aku tahu bahwa nama mereka adalah Nadila dan Dellia. Nadila yg bertahi lalat, sedangkan Dellia yg tidak
Setelah selesai makan, kami pun menuju stage lagi. Dan sesampai disana sudah lumayan ramai, tapi untungnya kami masih bisa di depan. Tadinya aku dan temanku tidak mau didepan, tapi Dellia dan Nadila memaksa kami berdua. Alhasil kami pun menjadi menonton di depan. Tapi entah kenapa aku dan teman ku menikmati, yang biasanya kami menikmati musiknya di belakang
Setelah acara selesai mereka pun mengucapkan terimakasih
"Makasih ya kak udh temenin kita nonton di depan" Ucap Dellia yg tersenyum kepada ku
"Iya sama-sama" balas senyum dari ku
Setelah aku mau bergegad pulang, Dellia memanggil kami
"Eh kak, tunggu sebentar" Panggil Nadila
"Ada apa ?" Jawab Nanda, teman ku
"Ini nmr kami berdua, kalo ada acara band yg sama kita nanti nonton bareng lagi ya"
"Iya, nanti aku hubungi"
Kamis, 20 Juni 2013
Seorang Gadis Yang Mengejar Mimpi Menjadi Seorang Idol
Suatu saat aku dan temanku yang bernama noella pergi ke suatu tempat buku, kemudian di sana kami melihat sebuah majalah yang berisikan tentang idol grup yg ang berasal dari jepang yg bernama akb48, kemudian aku bertanya kepada noella
“ini grup apa sih? Kenapa personilnya banyak
begitu??
“gatau, mungkin grup untuk tawuran kali haha
personilnya banyak” canda si noella
“udah yuk kita balik” ajak noella sambil memegang
tanganku
“tunggu majalah ini unik, dan kayaknya aku mau tau
lebih tentang akb48 itu apa?” akhirnya akupun membeli majalah itu, majalah
tentang idol grup yang berasal dari jepang itu
Sesampai nya di rumah aku merebahkan diri karena
lelah, dan akupun tertidur hingga berapa jam, ketika terlelap tiba-tiba
handphone ku berdering, ohh dan ternyata itu telepon dari noella, aku angkat
teleponnya
“nad cepet liat tv deh, ada idol grup yg tadi lu
beli majalahnya”kemudian aku pun menyalakan tv dan benar saja ada idol grup
idol tersebut
Mereka sepertinya sedang merilis single baru
mereka yang berjudul heavy rotation, lagunya begitu enerjik dan ceria dan entah
kenapa aku menjadi ingin seperti mereka berdiri di atas panggung seperti itu
dan namaku di teriaki seperti mereka
“idol grup jepang itu keren juga ya?”kata noella
“iya, coba itu ada di indonesia ya?pasti keren”
sahutku
Beberapa bulan berlalu sejak melihat tayangan
heavy rotation yang di bawakan oleh akb48 itu dan mungkin sekarang aku telah
menjadi fans nya dengan oshi ku adalah erepyon member akb48 yang terdapat di
tim K, dan berharap suatu hari bisa menjadi idol seperti dia
Saat jam istirahat di sekolah seperti biasa aku
cuma melamun saja, sambil melihat pemandangan langit yang indah dari sebuah
jendela, tiba-tiba noella menghampiriku
Selasa, 18 Juni 2013
Tak Menyangka
DI Sekolah
Pagi itu hari pertama masuk ke SMA, aku masih belum kenal siapa-siapa saat itu. Aku asal duduk saja, aku duduk di sebelah cowo pastinya. Aku berani ajak dia kenalan
Bel Istirahat
Pas bel istirahat, aku di paksa oleh Aldi untuk berkenalan. Aku terpaksa menghampiri dan mengajak berkenalan
Pagi itu hari pertama masuk ke SMA, aku masih belum kenal siapa-siapa saat itu. Aku asal duduk saja, aku duduk di sebelah cowo pastinya. Aku berani ajak dia kenalan
"Nama lu siapa ?"
"Aldi, lu siapa ?"
"Gua Luken"
Setelah aku ngobrol cukup lama, aku melihat seorang wanita cantik. Aku langsung tertarik pada dia, setelah bel masuk aku tidak berhenti memandang wanita itu. Sampai-sampai aku di kagetkan dengan Aldi
"Woy, liatin cewe aja lu haha"
"Cantik itu, gimana ngga gua liatin haha"
"Emang sih, mau dapetin lu ? Gua bantuin nanti, tenang aje"
"Serius lu ? Yaudah bantuin dah haha"
Bel Istirahat
Pas bel istirahat, aku di paksa oleh Aldi untuk berkenalan. Aku terpaksa menghampiri dan mengajak berkenalan
"Hai" Kataku yg gugup
"Hai juga" Kata dia sambil tersenyum malu
"Hai juga" Kata dia sambil tersenyum malu
"Aku boleh kenalan gak ?"
"Boleh kok"
"Nama kamu siapa ?"
"Nama aku Nadila, nama kamu siapa ?"
"Nama aku Luken" Kata ku yang semakin gugup
"Oh, salam kenal ya" ucap dia yg sambil tersenyum kepadaku
"Iya, salam kenal juga. Aku mau beli makan dulu ya. Bye"
"Oh iya, bye"
Aku langsung menghampiri Aldi yg menungg ku, dan langsung ku ceritakan semua yg tadi ku alami ke dia
Pulang Sekolah
"Luken" Suara wanita memanggil ku dari belakang, dan setelah aku menoleh kebelakang ternyata Nadila
"Oh iya kenapa Nad ?"
"Kamu bisa pelajaran IPA yg tadi di kelas gak ?"
"Lumayan bisa sih, emang kenapa ?"
"Aku gak ngerti, kamu mau kan ngajarin aku ? Nanti kita belajar bareng di rumah ku"
"Hah ? Ehmmm, emang rumah kamu dimana ?" Kataku yang kaget dan gugup
"Aku minta nomer kamu aja deh, nanti aku sms kamu buat ngasih tau rumah aku" Kata dia sambil memberi handphonenya. Aku langsung mengambil handphonenya dan menuliskan nomer handphone ku
"Nih sudah"
"Oke, nanti aku sms ya" Kata dia sambil tersenyum
"Oke deh" Kubalas senyum dia
Setelah aku pulang, aku mendapat sms dari Nadila yg berisikan alamat rumahnya, aku langsung bergegas ganti baju dan makan. Baru setelah itu aku menuju rumahnya
Rumah Nadila
Sesampai di depan rumahnya aku langsung sms dia untuk memberitahu kalau aku sudah di depan rumahnya. Setelah 10 menit kemudian aku melihat dia keluar dari rumahnya
"Maaf ya lama, motornya masukin aja ken"
"Iya"
Aku langsung memasukan motor ku ke terasnya
"Yaudah ayo masuk ken"
"Iya Nad"
Aku langsung masuk kerumahnya, dan kami belajar di ruang tamu. Setelah aku menjelaskan semua yg tadi di pelajari di kelas, aku pun di ajak makan dulu oleh dia. Setelah makan kami pun ngobrol panjang sekali hingga tak terasa hari sudah malam. Aku pun berpamitan untuk pulang
"Boleh kok"
"Nama kamu siapa ?"
"Nama aku Nadila, nama kamu siapa ?"
"Nama aku Luken" Kata ku yang semakin gugup
"Oh, salam kenal ya" ucap dia yg sambil tersenyum kepadaku
"Iya, salam kenal juga. Aku mau beli makan dulu ya. Bye"
"Oh iya, bye"
Aku langsung menghampiri Aldi yg menungg ku, dan langsung ku ceritakan semua yg tadi ku alami ke dia
Pulang Sekolah
"Luken" Suara wanita memanggil ku dari belakang, dan setelah aku menoleh kebelakang ternyata Nadila
"Oh iya kenapa Nad ?"
"Kamu bisa pelajaran IPA yg tadi di kelas gak ?"
"Lumayan bisa sih, emang kenapa ?"
"Aku gak ngerti, kamu mau kan ngajarin aku ? Nanti kita belajar bareng di rumah ku"
"Hah ? Ehmmm, emang rumah kamu dimana ?" Kataku yang kaget dan gugup
"Aku minta nomer kamu aja deh, nanti aku sms kamu buat ngasih tau rumah aku" Kata dia sambil memberi handphonenya. Aku langsung mengambil handphonenya dan menuliskan nomer handphone ku
"Nih sudah"
"Oke, nanti aku sms ya" Kata dia sambil tersenyum
"Oke deh" Kubalas senyum dia
Setelah aku pulang, aku mendapat sms dari Nadila yg berisikan alamat rumahnya, aku langsung bergegas ganti baju dan makan. Baru setelah itu aku menuju rumahnya
Rumah Nadila
Sesampai di depan rumahnya aku langsung sms dia untuk memberitahu kalau aku sudah di depan rumahnya. Setelah 10 menit kemudian aku melihat dia keluar dari rumahnya
"Maaf ya lama, motornya masukin aja ken"
"Iya"
Aku langsung memasukan motor ku ke terasnya
"Yaudah ayo masuk ken"
"Iya Nad"
Aku langsung masuk kerumahnya, dan kami belajar di ruang tamu. Setelah aku menjelaskan semua yg tadi di pelajari di kelas, aku pun di ajak makan dulu oleh dia. Setelah makan kami pun ngobrol panjang sekali hingga tak terasa hari sudah malam. Aku pun berpamitan untuk pulang
Gadis Cantik yang Menarik Perhatianku
Saat aku sedang jalan-jalan di taman, aku melihat seorang gadis cantik yg sedang menjaga adiknya bermain sepak bola. Ketika sedang melamun. Tiba-tiba bola yang sedang di mainkan adik gadis itu mengenai ku
"Aduh" Kata ku kaget
Gadis itu langsung menghampiri ku dan bermaksud untuk mengambil bola dan meminta maaf kepada ku
"Aduh maaf ya, gara-gara adik aku yang nendangnya gak bener kamu jadi kena bola deh"
"Gapapa kok, lagi pula wajar kalo anak kecil nendangnya gak bener"
"Makasih ya" Kata gadis itu sambil tersenyum dan kemudian berlari ke adiknya untuk kasih bolanya yg tadi mengenai ku
Sekitar 15 menit kemudian, aku sedang main handphone tiba-tiba aku di kagetkan dengan suara yg lembut
"Hai, lagi ngapain ?"
Ketika aku lihat ternyata gadis cantik tadi, aku jadi gugup
"Oh, hai, ini lg main handphone aja"
"Oh, maaf ya soal yang tadi. Aku jadi gak enak sama kamu"
"Gapapa kok , maklum anak kecil"
"Aduh" Kata ku kaget
Gadis itu langsung menghampiri ku dan bermaksud untuk mengambil bola dan meminta maaf kepada ku
"Aduh maaf ya, gara-gara adik aku yang nendangnya gak bener kamu jadi kena bola deh"
"Gapapa kok, lagi pula wajar kalo anak kecil nendangnya gak bener"
"Makasih ya" Kata gadis itu sambil tersenyum dan kemudian berlari ke adiknya untuk kasih bolanya yg tadi mengenai ku
Sekitar 15 menit kemudian, aku sedang main handphone tiba-tiba aku di kagetkan dengan suara yg lembut
"Hai, lagi ngapain ?"
Ketika aku lihat ternyata gadis cantik tadi, aku jadi gugup
"Oh, hai, ini lg main handphone aja"
"Oh, maaf ya soal yang tadi. Aku jadi gak enak sama kamu"
"Gapapa kok , maklum anak kecil"
Senin, 17 Juni 2013
Jatuh Cinta Pada Adik Kelas
Kantin Sekolah
Saat aku sedang jalan ke kantin dengan teman-teman ku, tiba-tiba gak sengaja aku nabrak seorang wanita yg cantik dan pipinya yg tembem. Wanita itu sedang memegang mie
"Yahhh" Kataku sambil melihat seragam ku yg terkena mie
"Maaf kak, maaf aku gak sengaja" Kata Wanita itu sambil mengelap seragam ku dengan tisu yg dia pegang
"Oh iya dek gapapa, aku yg salah kok. Jalan gak liat kedepan" Kataku sambil tersenyum ke dia
"Maaf ya kak, maaf banget"
"Udah gapapa dek"
"Makasih ya kak" Ucap Wanita itu sambil tersenyum kepadaku
"Senyumnya indah banget, gak pernah liat senyuman se indah ini gua. Emang pas sih sama wajahnya yang cantik sama pipinya yg tembem" Ungkapku dalam hati
"Nama kamu siapa ?" Tanya ku
"Nama aku Cindi kak, kakak sendiri siapa ?"
"Nama aku Rafli, kamu kelas berapa ?"
"Aku kelas 8 kak, di kelas 85"
"Oh yaudah ya, aku mau beli makanan dulu" Kata ku yang bermaksud untuk menyudahi pembicaraan dan bergegas membeli makanan
Langganan:
Postingan (Atom)