Kamis, 16 Oktober 2014

Semua Sudah Terjadi

Entah apa yang telah aku katakan, entah apa yang aku lakukan. Aku benar-benar menyesal mengatakan semua itu, melakukan semua itu. Aku tidak tau harus bagaimana, semua sudah terlanjur terjadi. Andaikan waktu bisa diulang, semua yang pernah terjadi bisa ku kendalikan semau ku. Pasti aku akan mengulang pada saat sebelum aku mengatakan semuanya, melakukan semuanya

Sungguh aku ingin melupakannya, tetapi aku tak sanggup. Hati ku selalu ingin kembali padanya, kembali seperti dulu. Walau ku tau, itu akan sangat sulit. Tapi aku yakin aku akan kembali padanya, karena aku yakin dia pun masih menyimpan rasa padaku. Selain itu, aku dan dia pun mempunyai cita-cita untuk masa depan kita nanti

Apakah dia tau aku akan menunggu disini ? Apakah dia tau aku berusaha menutup hatiku untuk orang lain hanya untuk menunggunya ? Apakah dia tau saat aku harus menahan rasa sakit di hati karena melihat kemesraan dia dengan yang baru ?

Aku tidak tau semuanya, tapi yang aku tau dia ingin sekali menggapai cita-cita dia dulu bersamaku. Itu lah alasan dia masih menyisikan rasa sayangnya untuk ku, walau ku tau rasa sayangnya tak begitu besar seperti dahulu. Tapi aku harap aku bisa kembali padanya, kembali seperti dahulu, memulai semuanya dari nol

Minggu, 28 Juli 2013

Perpisahan setelah pertemuan (Part 2)

Hai para pembaca, ini adalah cerita Part 2 dari judul "Perpisahan setelah pertemuan". Maaf ya agak lama ngepostnya, soalnya ada gangguan teknis. Selamat membaca...


     Sesampainya aku dirumah, entah kenapa aku menjadi membayangkan dia terus. Aku berusaha untuk tidak membayangkan dia. Tapi itu tak bisa, akhirnya aku sms Rizki agar menemani ku ke sebuah toko buku untuk menghilangkan pikiran dari Nadila. Setelah Rizki menyetujui aku langsung menjemput dia untuk ke toko buku

     Sesampainya di toko buku, aku dan Rizki langsung mencari Novel yg seru. Setelah aku mendapat novel yg aku cari, aku langsung membaca novel tersebut daan sambil berjalan. Secara tidak sengaja aku menabrak seseorang, dan buku yg di bawanya terjatuh
"Aww" Teriak yg kesakitan
"Maaf-maaf, saya gak liat" Kata ku meminta maaf sambil merapih kan bukunya yg berserakan
Tapi saat aku mau mengasih bukunya, aku kaget karena itu adalah Nadila. Muka ku langsung merah padam karena malu dan merasa tidak enak
"Eh kamu, maaf ya aku gak sengaja. Tadi aku gak liat, soalnya sambil baca buku" Kata ku yg salting di depan dia
"Iya gapapa, gak usah salting gitu dong haha" Ucap Nadila yg meledek ku dan tertawa karena aku salting
"Gak salting kok"
"Iya deh iya, kamu mau beli buku ?"
"Tadinya aku niat cuma baca-baca doang sama rizki, tapi kalo ada yg bagus kenapa gak aku beli"

Rabu, 17 Juli 2013

Perpisahan setelah pertemuan (Part 1)

     Pada waktu itu aku baru saja pindah ke Bekasi, aku tinggal di suatu komplek yg lumayan elit di Bekasi. Aku cepat bergaul di komplek itu karena memang warga komplek itu sangat lah ramah. Pertama kali aku kenal dengan seorang laki-laki yg bernama Rizki, dia memang tetangga ku. Dia sudah menjadi sahabat ku. Dia mengenali ku dengan seorang wanita yg bernama Nadila, rumah Nadila memang tidak jauh dari rumah ku dan Rizki. Cuma beda 1 gang, aku pun memberanikan diri untuk menegur Nadila

"Hai" Sapa ku sedikit gugup
"Oh iya hai juga" Sahut dia sambil tersnyum. Saat dia tersenyum aku benar-benar terpesona, karena memang sangat lah manis senyumnya
"Aku boleh kenalan gak ?"
"Boleh kok, kamu baru pindah kesini ya ?"
"Iya aku baru pindah kesini, Nama kamu siapa ?"

Sabtu, 22 Juni 2013

Gagal Mendapatkan Mu

     Pada saat itu, aku sedang pergi ke sebuah mall di daerah senayan. Aku telah berjanji untuk nonton bioskop bersama teman ku. Tapi teman ku blm ada yg datang. Jadi aku putuskan untuk mencari tempat yg enak buat menununggu teman-teman ku datang. Setelah setengah jam menunggu, akhirnya salah satu teman ku memberitahu lewat sms bahwa dia dan lainnya sudah ada di loket. Tapi saat aku jalan, karena terburu-buru aku menabrak seorang wanita
"Awww" Teriak kesakitan wanita yg aku tabrak
"Maaf maaf, aku lg buru-buru soalnya. Maaf ya" Kataku yg sambil membantu wanita itu bangun
"Iya gapapa kok, lain kali hati-hati"
"Iya, sekali lagi maaf ya"
"Emang kamu mau kemana ?"
"Aku mau ke lantai atas, untuk menonton bioskop. Kebetulan filmnya sudah mau mulai, jadi aku buru-buru"
"Yaudah bareng aja sama aku, aku juga mau kebioskop kok" Ajak dia dengan lembut
Akhirnya kami jalan kebioskopnya bareng, disitu aku mulai berkenalan dengannya
"Nama kamu siapa ?" Tanya ku dengan lembut
"Nama aku Nadila, kamu sendiri siapa ?"
"Nama aku Luken"
"Oh, salam kenal ya Luken" Kata dia sambil tersenyum
Aku benar-benar terpesona saat dia tersenyum, tidak tahu kenapa jantung ku menjadi berdebar. Aku menjadi keringatan jika dekat dia

Sebuah Cinta

     Seperti biasa diriku pulang sekolah di bawah teriknya sinar matahari siang, yang sangat panas hingga membakar ion di tubuhku, aku menaiki sepedaku di bawah teriknya sinar matahari dan menikmati pemandangan di sekitar danau yang aku biasa lewati saat jalan pulang..
Dan tiba-tiba tanpa sengaja aku menabrak seorang perempuan
Langsung saja aku melepaskan sepeda ku dan menjatuhkanya dan segera menghampiri perempuan tersebut
“hei kamu gapapa ?” tanyaku sambil membantu dia untuk berdiri
“iya, gapapa kok”sambil menahan sakitnya
“maaf ya, tadi aku meleng mengendarai sepedanya”
“gapapa kok, tadi mungkin aku yang menyebrangnya tidak hati-hati”
Wajah perempuan ini manis sekali, aku mengibaratkannya mungkin dia ini seperti bidadari yang tak bersayap  dan perasaan ini merasakan tidak enak karena telah melukainya. Pipinya yang tembem danada tahi lalat di bawah mata kirinya dan berwajah manis mungkin ini yang membuat aku merasakan tertarik ama dia
“ini jalanan lumayan sepi, mau aku antar pulang?” aku mengajak perempuan itu untuk pulang bersamaku
“ohh gausah kok, aku bisa pulang sendiri”
“yakin? itu kakinya terluka begitu?”
Aku melihat kakinya emang terluka dan berdarah, ya laki-laki macam apa aku ini yang bisa melukai gadis manis seperti dia, pantes selama ini aku selalu jomblo (?)
“hei ini aku ada betadine, aku obatin dulu ya? “ pintaku
“ahh iya terimakasih ya” kata dia selalu sambil tersenyum
Ahh dan senyuman itu benar-benar membuat hatiku luluh, entah sudah berapa lama aku tidak melihat senyuman manis seperti ini, ya mungkin gara-gara efek jomblopss (?)
Akhirnya setelah memaksa dia untuk pulang bersama ku dia pun mau, dan di perjalanan pun akhirnya kami berkenalan.
Nama gadis ini cindi, menurutku itu nama yang bagus sekali dan dia menjelaskan kalau nama cindi itu artinya sebuah cinta
Iya, ya mungkin nama itu memang sebuah cinta untukku (?), cocok sekali buat mengisi hatiku yang telah lama di tinggalkan oleh yang namanya cinta

     Kemudian setelah jalan berapa menit pun akhirnya kami sampai di depan rumahnya dia, ah ternyata rumahnya hanya berbeda beberapa blok saja dari rumahku
“rumah kamu disini ya?” tanyaku
“iya, hehe kenapa memang?”
“ohh gapapa, rumah kamu cuma beda beberapa blok saja dari rumahku loh”
“iya soalnya aku baru pindah ke sini, baru 3 hari yang lalu” dia bicara sambil tersenyum
“ahh pantes, aku baru melihat kamu sekarang ini” kataku
Ahh lagi dan lagi diriku pun dibuat luluh oleh senyumannya, dan mungkin ini memang cinta untukku yang dikirimkan oleh Tuhan kepada karena pas sekali tempat tinggal kami berdekatan
Setelah mengantarkan gadis yang bernama cindi itu akupun pulang ke rumah, sesampainya di rumah akupun langsung tergeletak di kasur karena saking capenya, dan semoga berharap memimpikan dia (?) dia itu ya dia gadis berponi dan tembem itu

     Keesokan harinya di sekolah, tiba-tiba guru bilang akan ada anak kelas baru, dan aku lumayan terkejut ternyata anak baru itu dia, iya gadis berponi dan tembem itu jadi anak baru di kelasku, sepertinya memang aku tidak bisa menghindar dari dia entah kenapa itu.
Saat istirahat aku coba mendekatinya
“hai anak baru?sapaku sambil tersenyum
“hei, eh kamu kan yang kemaren” dia kaget sepertinya belum melihatku dari tadi di kelas sedih banget
“iya, daritadi kaga lihat ya?”tanyaku
“hehe maaf, cuma merhatiin pelajarin sih daritadi”
“sedihhhh” muka ku langsung cemberut
“eh itu mukanya jangan cemberut dong, tambah jelek tau haha” candanya
Wah ternyata gadis ini benar-benar menarik perhatian ku, kayaknya aku benar-benar sudah jatuh cinta dengan gadis ini, dan aku pun janji sama dia kalo nanti mau mengantarkan dia lagi sampai ke rumahnya ya kebetulan rumahnya dekat dengan rumah ku
Tapi tiba-tiba

Jumat, 21 Juni 2013

Karena Musik, Aku dan Dia Bersatu

     Pada suatu hari aku pergi ke sebuah acara musik bersama teman ku yg bernama Nanda, sampai disana kondisi masih sepi sekali karena memang acara di mulai jam 10 pagi sedangkan aku datang jam setengah 10 pagi. Aku keliling untuk mencari makanan, tapi yg tadinya aku kira aku hanya bersama teman ku ternyata tidak. Ada seorang wanita dan bersama temannya yg sudah datang. Mereka berdua memang cantik, yg satu ada tahi lalatnya yg satu tidak, tapi entah kenapa aku tertarik kepada yg tidak ada tahi lalatnya. Setelah aku dan teman ku lewat, merek menegor kami

"Kak, ini mulainya jam berapa sih ?" tegor wanita yg tidak ada tahi lalatnya
"Mulainya jam 10" jawab ku dengan lembut
"Oh, kakak mau kemana ?"
"Gua mau cari makanan, lu berdua mau ikut ?"
"Boleh deh"

Dalam perjalanan kami mengobrol karena memang lumayan jauh jika di tempuh dengan jalan kaki, dan disitu lah aku tahu bahwa nama mereka adalah Nadila dan Dellia. Nadila yg bertahi lalat, sedangkan Dellia yg tidak

     Setelah selesai makan, kami pun menuju stage lagi. Dan sesampai disana sudah lumayan ramai, tapi untungnya kami masih bisa di depan. Tadinya aku dan temanku tidak mau didepan, tapi  Dellia dan Nadila memaksa kami berdua. Alhasil kami pun menjadi menonton di depan. Tapi entah kenapa aku dan teman ku menikmati, yang biasanya kami menikmati musiknya di belakang

Setelah acara selesai mereka pun mengucapkan terimakasih
"Makasih ya kak udh temenin kita nonton di depan" Ucap Dellia yg tersenyum kepada ku
"Iya sama-sama" balas senyum dari ku
Setelah aku mau bergegad pulang, Dellia memanggil kami
"Eh kak, tunggu sebentar" Panggil Nadila
"Ada apa ?" Jawab Nanda, teman ku
"Ini nmr kami berdua, kalo ada acara band yg sama kita nanti nonton bareng lagi ya"
"Iya, nanti aku hubungi"

Kamis, 20 Juni 2013

Seorang Gadis Yang Mengejar Mimpi Menjadi Seorang Idol

     Suatu saat aku dan temanku yang bernama noella pergi ke suatu tempat buku, kemudian di sana kami melihat sebuah majalah yang berisikan tentang idol grup yg ang berasal dari jepang yg bernama akb48, kemudian aku bertanya kepada noella

“ini grup apa sih? Kenapa personilnya banyak begitu??
“gatau, mungkin grup untuk tawuran kali haha personilnya banyak” canda si noella
“udah yuk kita balik” ajak noella sambil memegang tanganku
“tunggu majalah ini unik, dan kayaknya aku mau tau lebih tentang akb48 itu apa?” akhirnya akupun membeli majalah itu, majalah tentang idol grup yang berasal dari jepang itu

     Sesampai nya di rumah aku merebahkan diri karena lelah, dan akupun tertidur hingga berapa jam, ketika terlelap tiba-tiba handphone ku berdering, ohh dan ternyata itu telepon dari noella, aku angkat teleponnya
“nad cepet liat tv deh, ada idol grup yg tadi lu beli majalahnya”kemudian aku pun menyalakan tv dan benar saja ada idol grup idol tersebut
Mereka sepertinya sedang merilis single baru mereka yang berjudul heavy rotation, lagunya begitu enerjik dan ceria dan entah kenapa aku menjadi ingin seperti mereka berdiri di atas panggung seperti itu dan namaku di teriaki seperti mereka
“idol grup jepang itu keren juga ya?”kata noella
“iya, coba itu ada di indonesia ya?pasti keren” sahutku
Beberapa bulan berlalu sejak melihat tayangan heavy rotation yang di bawakan oleh akb48 itu dan mungkin sekarang aku telah menjadi fans nya dengan oshi ku adalah erepyon member akb48 yang terdapat di tim K, dan berharap suatu hari bisa menjadi idol seperti dia
     
     Saat jam istirahat di sekolah seperti biasa aku cuma melamun saja, sambil melihat pemandangan langit yang indah dari sebuah jendela, tiba-tiba noella menghampiriku