Seperti biasa diriku pulang sekolah di bawah teriknya sinar
matahari siang, yang sangat panas hingga membakar ion di tubuhku, aku menaiki
sepedaku di bawah teriknya sinar matahari dan menikmati pemandangan di sekitar
danau yang aku biasa lewati saat jalan pulang..
Dan tiba-tiba tanpa sengaja aku menabrak seorang perempuan
Langsung saja aku melepaskan sepeda ku dan menjatuhkanya dan
segera menghampiri perempuan tersebut
“hei kamu gapapa ?” tanyaku sambil membantu dia untuk
berdiri
“iya, gapapa kok”sambil menahan sakitnya
“maaf ya, tadi aku meleng mengendarai sepedanya”
“gapapa kok, tadi mungkin aku yang menyebrangnya tidak
hati-hati”
Wajah perempuan ini manis sekali, aku mengibaratkannya
mungkin dia ini seperti bidadari yang tak bersayap dan perasaan ini merasakan tidak enak karena
telah melukainya. Pipinya yang tembem danada tahi lalat di bawah mata kirinya
dan berwajah manis mungkin ini yang membuat aku merasakan tertarik ama dia
“ini jalanan lumayan sepi, mau aku antar pulang?” aku mengajak
perempuan itu untuk pulang bersamaku
“ohh gausah kok, aku bisa pulang sendiri”
“yakin? itu kakinya terluka begitu?”
Aku melihat kakinya emang terluka dan berdarah, ya laki-laki
macam apa aku ini yang bisa melukai gadis manis seperti dia, pantes selama ini
aku selalu jomblo (?)
“hei ini aku ada betadine, aku obatin dulu ya? “ pintaku
“ahh iya terimakasih ya” kata dia selalu sambil tersenyum
Ahh dan senyuman itu benar-benar membuat hatiku luluh, entah
sudah berapa lama aku tidak melihat senyuman manis seperti ini, ya mungkin
gara-gara efek jomblopss (?)
Akhirnya setelah memaksa dia untuk pulang bersama ku dia pun
mau, dan di perjalanan pun akhirnya kami berkenalan.
Nama gadis ini cindi, menurutku itu nama yang bagus sekali
dan dia menjelaskan kalau nama cindi itu artinya sebuah cinta
Iya, ya mungkin nama itu memang sebuah cinta untukku (?),
cocok sekali buat mengisi hatiku yang telah lama di tinggalkan oleh yang
namanya cinta
Kemudian setelah jalan berapa menit pun akhirnya kami sampai
di depan rumahnya dia, ah ternyata rumahnya hanya berbeda beberapa blok saja
dari rumahku
“rumah kamu disini ya?” tanyaku
“iya, hehe kenapa memang?”
“ohh gapapa, rumah kamu cuma beda beberapa blok saja dari
rumahku loh”
“iya soalnya aku baru pindah ke sini, baru 3 hari yang lalu”
dia bicara sambil tersenyum
“ahh pantes, aku baru melihat kamu sekarang ini” kataku
Ahh lagi dan lagi diriku pun dibuat luluh oleh senyumannya,
dan mungkin ini memang cinta untukku yang dikirimkan oleh Tuhan kepada karena
pas sekali tempat tinggal kami berdekatan
Setelah mengantarkan gadis yang bernama cindi itu akupun
pulang ke rumah, sesampainya di rumah akupun langsung tergeletak di kasur
karena saking capenya, dan semoga berharap memimpikan dia (?) dia itu ya dia
gadis berponi dan tembem itu
Keesokan harinya di sekolah, tiba-tiba guru bilang akan ada
anak kelas baru, dan aku lumayan terkejut ternyata anak baru itu dia, iya gadis
berponi dan tembem itu jadi anak baru di kelasku, sepertinya memang aku tidak
bisa menghindar dari dia entah kenapa itu.
Saat istirahat aku coba mendekatinya
“hai anak baru?sapaku sambil tersenyum
“hei, eh kamu kan yang kemaren” dia kaget sepertinya belum
melihatku dari tadi di kelas sedih banget
“iya, daritadi kaga lihat ya?”tanyaku
“hehe maaf, cuma merhatiin pelajarin sih daritadi”
“sedihhhh” muka ku langsung cemberut
“eh itu mukanya jangan cemberut dong, tambah jelek tau haha”
candanya
Wah ternyata gadis ini benar-benar menarik perhatian ku,
kayaknya aku benar-benar sudah jatuh cinta dengan gadis ini, dan aku pun janji
sama dia kalo nanti mau mengantarkan dia lagi sampai ke rumahnya ya kebetulan
rumahnya dekat dengan rumah ku
Tapi tiba-tiba